Biaya Transfer Antar Bank: Perbandingan BI-FAST, Transfer Online, dan Dompet Digital
Kalau kamu berjualan dan pembeli harus transfer ke bank yang berbeda, ada biaya kecil yang diam-diam mengganggu: biaya transfer antar bank. Nominalnya terlihat remeh, tapi jika aplikasi pembeli menampilkan biaya Rp6.500 untuk belanja Rp30.000, biayanya setara sekitar 22 persen dari harga barang. Cukup untuk membuat sebagian pembeli berpikir dua kali.
Artikel ini membandingkan jalur transfer yang paling umum dipakai di Indonesia beserta biayanya, lalu menutup dengan cara sederhana untuk memperbesar peluang pembeli menemukan jalur yang murah, atau bahkan gratis.
Perbandingan biaya transfer antar bank
Angka di bawah berlaku saat artikel ini ditulis dan bisa berubah mengikuti kebijakan bank serta Bank Indonesia. Untuk tarif persis, cek aplikasi atau situs resmi bankmu.
- Sesama bank: umumnya Rp0. Transfer antar rekening di bank yang sama tidak dikenai biaya. Ini jalur yang paling ramah untuk pembeli.
- BI-FAST: maksimal Rp2.500 per transaksi. BI-FAST adalah infrastruktur pembayaran dari Bank Indonesia yang berjalan real-time dan tersedia 24/7. BI menetapkan batas tarif maksimal Rp2.500 untuk nasabah pengirim; rinciannya bisa dibaca di halaman resmi BI-FAST di situs Bank Indonesia.
- Transfer online lama (lewat jaringan seperti ATM Bersama atau Prima): bervariasi per bank, dan biasanya lebih mahal daripada BI-FAST. Tidak ada tarif resmi yang seragam untuk jalur ini; besarannya kebijakan masing-masing bank, jadi cek tabel biaya di aplikasi atau situs bankmu. Kalau tersedia pilihan BI-FAST, jalur itu yang lebih hemat.
- Dompet digital: bervariasi. Transfer atau isi saldo antar platform (misalnya dari bank ke GoPay, OVO, atau DANA) bisa dikenai biaya admin yang berbeda-beda tergantung kanal dan platformnya. Cek langsung di aplikasi masing-masing sebelum mengandalkannya.
Kenapa biaya ini urusan penjual juga
Biaya transfer memang dibayar pembeli, tapi hambatan kecil menjelang pembayaran bisa menjadi alasan untuk menunda, dan pembayaran yang tertunda berarti kamu harus mengingatkan lagi.
Ada dampak kedua yang jarang dihitung: pembeli yang keberatan biaya kadang bertanya, "ada rekening bank lain nggak?". Percakapan bertambah panjang, kamu mengetik nomor lain lagi, dan setiap pengetikan ulang membuka peluang salah transfer karena salah ketik nomor rekening.
Memberi pembeli jalur yang murah
Caranya sederhana: sediakan pilihan. Kalau kamu hanya mencantumkan satu rekening, pembeli dari bank lain berpotensi kena biaya. Kalau kamu menampilkan dua atau tiga bank ditambah satu-dua dompet digital, peluang pembeli menemukan jalur sesama bank yang gratis, atau setidaknya jalur BI-FAST yang murah, jadi jauh lebih besar.
Yang merepotkan adalah membagikannya: mengirim tiga nomor rekening lewat percakapan setiap kali ada pembeli itu melelahkan dan rawan keliru. Di sinilah satu halaman pembayaran membantu. Semua rekening dan dompet digitalmu tampil rapi di satu tautan, pembeli memilih sendiri jalur yang biayanya paling ringan untuk mereka, lalu menyalin nomornya dengan satu ketukan. Bentuknya bisa kamu lihat di contoh halaman pembayaran CopyPay.
Ringkasnya
Sesama bank umumnya gratis, BI-FAST maksimal Rp2.500, jalur transfer online lama bervariasi dan biasanya lebih mahal, dan dompet digital perlu dicek per platform. Kamu tidak bisa mengatur bank mana yang dipakai pembeli, tapi kamu bisa memberi mereka cukup pilihan supaya biaya transfer tidak terlalu menghambat pembayaran.